Sayang Sekali

 Terdengar suara ketukan pintu dari luar.


“Silakan masuk.” Sambung Pak ridwan dari dalam ruangan.


“Maaf, Pak Ridwan ada, Pak?” Kata Pemuda yang datang untuk interviwe.


“Engga, silakan keluar!“


“Baiklah.”


Kata pemuda tersebut “Di mana Pak Ridwan? Kenapa OB yang berada di dalam?” .


“Ya yang di dalam tadi itu Pak Ridwan. Begitulah dia terkadang dia suka menyamar menjadi OB untuk mengetes karyawannya.” Ia menjelaskan.


“Maksudnya?”


“Dari hasil interviwe tadi kamu telah dinyatakan tidak lulus, Begitulah cara Pak Ridwan mengetes semua para calon karyawannya. Karena dia trauma dengan beberapa karyawannya karena materi.”

Komentar

Posting Komentar